Pengertian pengambilan keputusan dikemukakan oleh :
1). Ralph C. Davis
2). Mary Follet
3). James A.F. stroner
Keputusan dapat dijelaskan sebagai hasil pemecahan masalah, selain itu juga harus didasari atas logika dan pertimbangan, penetapan alternatif terbaik, serta harus mendekati tujuan yang telah ditetapkan. Seorang pengambil keputusan haruslah memperhatikan hal-hal seperti; logika, realita, rasional, dan pragmatis. Secara umum pengertian teori pengembilan keputusan adalah, teknik pendekatan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan atau proses memilih tindakan sebagai cara pemecahan masalah.
Fungsi Dan Tujuan Pengambilan Keputusan
Fungsi Pengambilan Keputusanindividual atau kelompok baik secara institusional ataupun organisasional, sifatnya futuristik. KeputusanTujuan yang bersifat tunggal (hanya satu masalah dan tidak berkaitan dengan masalah lain). Tujuan yang bersifat ganda (masalah saling berkaitan, dapat bersifat kontradiktif ataupun tidak kontradiktif)
Unsur-unsur pengambilan keputusan kurang lebih ada empat antara lain :
1. Tujuan dan pengambilan keputusan
2. Identifikasi alternatif-alternatif, keputusan untuk pemecahan masalah
3. Perhitungan mengenai faktor-faktor yang tidak dapat diketahui
4. Sarana atau alat untuk mengevaluasi atau mengukur hasil
Dasar-dasar Pengambilan Keputusan
Dalam pembahasan ini saya menyebutkan dasar-dasar pengambilan keputusan oleh George R. Terry dan John D.Miller.
George R. Terry, menjelaskan dasar-dasar dari pengambilan keputusan yang berlaku adalah intuisi, pengalaman, fakta, wewenang, dan rasional sedangkan John D.Miller, menjelaskan faktor-faktor yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan adalah pria dan wanita, peranan pengambilan keputusan, dan keterbatasan kemampuan.
Kelompok
Kelompok keputusan dibagi menjadi dua yaitu kelompok keputusan berdasarkan program dan kelompok keputusan berdasarkan lingkungan. Adapun sedikit penjelasan mengenai keduanya antara lain :
Kelompok Keputusan berdasarkan program terdiri dari :
a) Pengambilan keputusan terprogram
b) Pengambilan keputusan tidak terprogram.
Sedangkan kelompok keputusan Berdasar lingkungan terdiri dari :
a) Pengambilan Keputusan dalam Kondisi Pasti
b) Pengambilan Keputusan dalam Kondisi Beresiko
c) Pengambilan Keputusan dalam Kondisi tidak pasti
d) Pengambilan Keputusan dalam kondisi Konflik
Proses Pengambilan Keputusan
Ada 3 tahap pengambilan keputusan yaitu Tahap Penemuan Masalah, Tahap Pemecahan Masalah (state of nature), dan Tahap Pengambilan Keputusan (payoff). Namun menurut Herbert A. Simon terdapat tiga fase yaitu fase Intelegensia, fase Desain dan fase Pemilihan (selection). Lain halnya menurut Richard I. Levin terdapat 6 (enam) tahap yaitu Tahap observasi, Tahap analisis dan pengenalan Masalah, Pengembangan Model, Memilih data masukan yang sesuai, Perumusan dan pengetesan, Pemecahan. Apabila menurut sir Francis Bacon ada enam namun pendapatnya berbeda debga Levin. Menurut Sir Francis Bacon yaitu merumusakan/mendefinisikan masalah, pengumpulan informasi yang relevan, mencari alternatif tindakan, analisis alternative, memilih alternatif terbaik, melaksanakan keputusan dan evaluasi hasil.
Model Pengambilan Keputusan
Model adalah percontohan yang mengandung unsur yang bersifat penyederhanaan untuk dapat ditiru. Dalam pembahasan ini ada beberapa model dalam pengambilan keputusan. Model terbagi atas Model Kuantitatif, Model Kualitatif dan Model tersebut masih terbagi lagi dalam Model Probabilitas, Konsep Nilai harapan, Model Matriks, Model Pohon Keputusan (Decision tree Model), Model Kurva Indiferen (kurva tak acuh), Model Simulasi Komputer;(model matematika, simulasi, permainan operasional, model verbal, model fisik)
Konsep Probabilitas
Pengertian Probabilitas dapat dilihat dari tiga macam pendekatan yaitu Pendekatan Klasik, Pendekatan frekuensi Relatif, dan Pendekatan Subjektif.
Probabilitas Beberapa Peristiwa :
a) Peristiwa Saling Lepas (mutually exclusive);
b) Peristiwa Tdak Saling Lepas (Non-Mutually Exclusive);
c) Peristiwa Saling Bebas;
d) Peristiwa Tidak Saling Bebas;
e) Peristiwa Bersyarat;
f) Peristiwa Komplementer;
Distribusi Teoritis antara lain:
a) Distribusi Binomial;
b) Distribusi Poisson;
c) Distribusi Normal
Pengambilan Keputusan Untuk Kondisi Tidak Pasti
Kondisi Tidak Pasti, dapat diketahui atas keadaaan sebagai berikut:
1) Ada beberapa alternatif tindakan yang fisibel
2) Nilai probabilitas masing-masing kejadian tidak diketahui
3) memiliki nilai payoff sebagai hasil kombinasi untuk suatu tindakan dan kejadian tidak pasti.
source : teori pengambilan keputusan oleh Iman Murtono Soenhadji
No comments:
Post a Comment